Senin, 16 Desember 2013

Dasar-Dasar Pemrograman Quick Basic

:: Dasar-Dasar Quick Basic ::
 
Temen-teman tokokoding yang lagi pengen belajar dasar-dasar pemrograman Quick Basic atau QBasic. Kali ini Saya ingin share buat temen-temen yang ingin belajar :: dasar-dasar Quick Basic :: untuk pemula, karena saya sendiri juga pemula..tapi dengan belajar dan bertanya kita bisa jadi lebih tau dan mengerti banyak hal tentang IT khususnya pemrograman...Betul Tidak.. Mulai aja deh dari tahap 1'nya......
Sebelum kita belajar buat program sederhana dari Quick basic kita harus tau bagian-bagian dari Quick Basic itu sendri..Kan kata pepatah, kalau ga kenal maka tak sayang..hehehe..
Menu Pada Aplikasi Quick Basic yaitu:
  1. File, pada menu ini kita dapat membuat lembar kerja baru,membuka program yang masih dalam format bas  bukan exe, buat simpan program,mencetak, dan keluar atau selesai dari aplikasi Quick Basic..lanjut
  2. Edit, pada meni edit kita dapat menyalin/copy, memindahkan/cut koding atau syntac pada aplikasi Quick basic.
  3. View, pada menu ini ya namanya view pasti gunanya untuk penglihatan,dan juga kita bisa melihat sub program kita.
  4. Search, pada menu ini kita dapat mencari koding yang sangad membantu kita bila koding kita sulit untuk dicari koding apa yang kita cari.
  5. Run, pada menu ini untuk menjalankan atau mencoba program anda..
  6. Options, Menu ini memuat tentang display, dan juga menampilkan menu yang hilang.
Setelah Belajar dan Tahu Menu pada Quick basic..Langsung aja lanjut ke pembuatan program sederhana...karena mulai dari kesederhanaan kita bisa lebih berjuang dari bawah ke atas... hehehehe....
Contoh Program Menghitung Luas Persegi Panjang
 
Syntax atau koding seperti dibawah ini:








Penjelasannya :
 - Dim =
Deklarasi
 - Luas,
panjang, lebar merupakan variabel
 - As integer = itu berati variabel panjang,
luas, dan lebar menggunakan angka yang akan kita input atau masukkan, proses dan output.
 - Print = merupakan perintah untuk mencetak,misalnya mencetak text "program menghitung luas persegi
panjang".
 - luas = panjang*lebar ( merupakan proses  untuk menghasilkan output )
 - output ( hasil akhir dari data yang di inpput dan di proses oleh rumus )

Nah ini dia setelah pr
ogram dijalankan Tekan F5

 
 
 
 
 
 
 
 
Nah Akhirnya kamu suadah bisa buat 1 program deh..lumayan sebagai pembelajaran Quick basic Sedikit demi sedikit lama-lama jadi bukit kan... Udah Dulu ya pembelajaran tentang .:: dasar-dasar Qbasic ::. ntar kalo ada ilmu computer yang baru saya share lagi deh....
Sering-sering aja berkunjung ke tokokoding.blogspot.com
 
"Terima Kasih"

Jumat, 13 Desember 2013

Cara Membongkar file PDF yang terpoteksi

 


 :: Cara Membongkar file PDF yang terpoteksi ::

Pernahkah anda dipusingkan oleh file pdf yang tidak bisa di copy alias tidak bisa disalin?? Mungkin anda yang sering mendowload atau membuka file pdf pernah mengalami kejadian seperti ini. Biasanya, PDF yang terproteksi / dilindungi oleh sebagian besar penulisnya, tidak bisa di copy alias disalin, namun karena sebuah alasan ataupun kebutuhan yang mendesak, kita ingin sekali menyalin/meng-copy file pdf  tersebut. Di dalam Postingan kali ini, penulis mencoba memberikan trik simple bagaimana -|| cara membongkar file PDF yang terproteksi / dilindungi ||- tersebut agar bisa kita salin.
Berikut trik atau cara membongkar/menyalin file pdf yang terproteksi/dilindungi dengan mudah.
1      - Pertama, Buka file .pdf yang ingin disalin lewat Foxit reader
2      - Selanjutnya, Block tulisan yang ingin anda salin/copy 
3      - Klik kanan pada tulisan yang sudah diblock, lalu pilih Share the selected text
      - Lalu copykan/salin tulisan yang berada di samping tersebut ke program pengolah kata seperti MS. Word atau lainya, lakukan sedikit modifikasi/diedit terhadap tulisan tersebut.

Pekerjaan beres, mudah kan?? Untuk masalah menyalin gambar dari file .pdf yang terproteksi kita bisa menggunakan program bawaan windows, terutama windows 7 yaitu Snipping Tool atau kita bisa menekan tombol print screen di keyboard, lalu buka program Ms. Paint/Ms. Word kemudian di paste, edit sedikit biar lebih menarik. Selesai deh.
Semoga Bermanfaat.
Penulis disini menggunakan program Foxit Reader sebagai medianya, mungkin cara tersebut tidak berlaku di program PDF Reader yang lain.
Demikian .:: cara membongkar file pdf yang terproteksi ::. Yang bisa saya share ke kamu semua, jika ada masalah silahkan tinggalkan pertanyaan anda pada kolom komentar  yang sudah saya siapkan.

Cara Mengubah HP Android Menjadi Modem

Salam Koding untuk sahabat tokokoding semuanya, kali ini saya mau share sebuah artikel yaitu :: Cara Mengubah HP Android Menjadi Modem via USB Tethering ::
Android merupakan perangkat yang sangat populer hingga saat ini. di sebabkan karena semakin banyaknya para pengguna di seluruh dunia. dengan harga yang relatif terjangkau namun memiliki kemampuan yang baik seperti mengubah hp android menjadi modem, apakah mungkin bisa ?

Perkembangan teknologi yang begitu pesat semakin memanjakan untuk pengguna, jika biasanya kita menggunakan internet menggunakan modem atau router, maka untuk yang satu ini kita bisa menggunakan perangkat handphone kita untuk di jadikan acces point yakni dengan menghubungkan perangkat android menggunakan fitur USB Tethering.
Kelebihan USB Tethering
USB Tethering selain di gunakan untuk mengubah hp android menjadi modem,  juga dapat di gunakan untuk mensinkronisasikan perangkat ke komputer untuk melakukan pemindahan data, membagi koneksi menggunakan wifi dan sebagainya sehinggan cukup menguntungkan menggunakan fitur android yang satu ini.
Apa saja yang di butuhkan untuk mengubah HP android menjadi modem ?
     - Perangkat android smartphone.
     - Kabel data.
     - Langganan internet

Pada kesempatan kali ini kita akan mencoba mengubah HP android menjadi modem menggunakan USB Tethering dengan mengikuti langkah sebagai berikut :

1. Siapkan perangkat HP android yang akan di jadikan acces point.
2. Hubungkan perangkat dengan komputer menggunakan kabel data yang disertakan dalam pembelian perangkat.
3. Untuk menjadikan android sebagai modem kita perlu akses internet yakni di dapat dengan mengaktifkan paket data ( untuk biaya langganan tergantung provider ) dengan menekan menu Pengaturan > Nirkabel dan jaringan > Jaringan Seluler > Gunakan paket data (di centang).
4. Kemudian setelah paket data di aktifkan kita akan mengaktifkan USB Tethering dengan menekan menu Pengaturan > Nirkabel dan jaringan > Tethering dan portable hotspot > Penambatan USB (di centang).
5. pengaturan sudah selesai selanjutnya kita dapat menikmati akses internet dengan HP android.

Untuk kecepatan akses tergantung paket data yang di gunakan, untuk masalah internal seperti perangkat usahakan memilih perangkat android dengan tipe jaringan HSPDA dan EDGE dikarenakan setara dengan modem yang beredar di pasaran.
Demikian tips yang bisa saya bagikan yaitu :: Cara Mengubah HP Android Menjadi Modem :: semoga bermanfaat bagi sahabat tokokoding semua. Terima Kasih

Cara Membuat Wifi Spot Mengggunakan Ponsel (HP)


Selamat pagi sahabat tokokoding?? gimana kabarnya nih, semoga baik-baik saja ya!!
Kali ini saya akan membahas tentang "Cara membuat wifi spot (portable) menggunakan ponsel (hp) android".

Perkembangan gadget/smartphone memang semakin canggih dari masa ke masa, dahulu apabila kita ingin connect (terhubung) dengan wifi kita harus mempunyai Radio Wireless, namun sekarang anda bisa membuat wifi spot (portable) sendiri dengan menggunakan ponsel (hp) Android anda. Namun sebelum itu anda harus mempunyai koneksi dengan internet, minimal anda harus mempunyai paket internet, jika tidak maka wifi tidak bisa connect dengan internet.

Oke langsung saja saya kasih :: cara membuat wifi spot (portable) menggunakan ponsel (hp) android ::
Berikut ini langkah langkahnya :
1. Pilih menu Setting >> Wireless and Network >> Tethering and Portable Hotsptot.
2. Lanjut pilih lah Configuration Wifi Hotspot, otomatis akan muncul tulisan settingan pada layar
3. Pada pilihan SSID (SSID adalah nama wifi hotspot) masukkan nama sesuka anda (misalkan “Wifi Android ”). Selanjutnya ada pilihan untuk security yaitu WPK PSK, WPA 2 PSK, dan juga None.

Berikut ini penjelasannya :
Jika anda memilih WPK PSK atau WPA 2 PSK, ini adalah pilihan untuk memproteksi wifi anda, apabila anda memilih ini akan ada input lagi untuk Password, Password ini digunakan apabila laptop atau gadget yang ingin terkoneksi di wifi anda bisa tersambung, apabila password salah maka tidak bisa masuk. Jika anda memilih None, maka siapa saja bisa masuk wifi anda tanpa menggunakan password.

Antara 2 pilihan ini, jika anda berada di tempat publik saya sarankan pilihlah memakai password, namun jika anda di kamar atau di tempat yang hanya digunakan oleh anda sendiri maka pilihlah None.

4. Selanjutnya tekan ok untuk Konfigurasi
5. Pilih dan centang pada Portable Wifi Hotspot
6. Test wifi anda dengan menggunakan gadget teman atau laptop, apabila sudah terconnect maka berhasil, sebelumnya pastikan pilihannya berada di nama wifi yang anda buat sebelumnya.

Yang perlu anda perhatikan adalah koneksi kuota data di ponsel anda, karena digunakan di gadget lain ataupun di laptop maka koneksi internet akan sering digunakan sehingga data cepat habis, jika anda memakai unlimited maka tidak masalah, tapi jika anda memilih quota bassed maka bisa jadi bencana, kuota anda aka cepat habis, namun ini bisa di imbingani dengan kebijakan pemakaian internet. Selain itu dengan menjadikan Android anda menjadi wifi, maka otomatis Android anda akan cepat panas dan juga baterai akan cepat habis, hal ini wajar kerana ketika menjadi wifi, Android anda akan berposes terus menerus.

Demikian Tips dari saya :: cara membuat wifi spot (portable) menggunakan ponsel (hp) android :: semoga anda berhasil dan selamat berselancar di dunia maya. terima kasih

Jumat, 06 Desember 2013

Versi Android



:: Versi Android ::

Hay sahabat tokokoding..!!apa kabar?? Lama nih gak nge'post,,kali ini saya bakal nge'post lagi sahabatku. Judul postingan kali ini adalah Versi Android, okelah kalo gitu kita langsung ke TKP....Pada Juli 2005, Google bekerjasama dengan Android Inc., perusahaan yang berada di Palo Alto, California Amerika Serikat. Para pendiri Android Inc. bekerja pada Google, di antaranya Andy Rubin, Rich Miner, Nick Sears, dan Chris White. Saat itu banyak yang menganggap fungsi Android Inc. hanyalah sebagai perangkat lunak pada telepon seluler. Sejak saat itu muncul rumor bahwa Google hendak memasuki pasar telepon seluler. Di perusahaan Google, tim yang dipimpin Rubin bertugas mengembangkan program perangkat seluler yang didukung oleh kernel Linux. Hal ini menunjukkan indikasi bahwa Google sedang bersiap menghadapi persaingan dalam pasar telepon seluler.

Produk awal
Sekitar September 2007 sebuah studi melaporkan bahwa Google mengajukan hak paten aplikasi telepon seluler (akhirnya Google mengenalkan Nexus One, salah satu jenis telepon pintar GSM yang menggunakan Android pada sistem operasinya. Telepon seluler ini diproduksi oleh HTC Corporation dan tersedia di pasaran pada 5 Januari 2010).
Pada 9 Desember 2008, diumumkan anggota baru yang bergabung dalam program kerja Android ARM Holdings, Atheros Communications, diproduksi oleh Asustek Computer Inc, Garmin Ltd, Softbank, Sony Ericsson, Toshiba Corp, dan Vodafone Group Plc. Seiring pembentukan Open Handset Alliance, OHA mengumumkan produk perdana mereka, Android, perangkat bergerak (mobile) yang merupakan modifikasi kernel Linux 2.6. Sejak Android dirilis telah dilakukan berbagai pembaruan berupa perbaikan bug dan penambahan fitur baru.
Telepon pertama yang memakai sistem operasi Android adalah HTC Dream, yang dirilis pada 22 Oktober 2008. Pada penghujung tahun 2009 diperkirakan di dunia ini paling sedikit terdapat 18 jenis telepon seluler yang menggunakan Android.

Berikut beberapa versi Android yang sudah dirilis.

Android versi 1.1
Pada 9 Maret 2009, Google merilis Android versi 1.1. Android versi ini dilengkapi dengan pembaruan estetis pada aplikasi, jam alarm, voice search (pencarian suara), pengiriman pesan dengan Gmail, dan pemberitahuan email.

Android versi 1.5 (Cupcake)
Pada pertengahan Mei 2009, Google kembali merilis telepon seluler dengan menggunakan Android dan SDK (Software Development Kit) dengan versi 1.5 (Cupcake). Terdapat beberapa pembaruan termasuk juga penambahan beberapa fitur dalam seluler versi ini yakni kemampuan merekam dan menonton video dengan modus kamera, mengunggah video ke Youtube dan gambar ke Picasa langsung dari telepon, dukungan Bluetooth A2DP, kemampuan terhubung secara otomatis ke headset Bluetooth, animasi layar, dan keyboard pada layar yang dapat disesuaikan dengan sistem.

Android versi 1.6 (Donut)
Donut (versi 1.6) dirilis pada bulan September dengan menampilkan proses pencarian yang lebih baik dibanding sebelumnya, penggunaan baterai indikator dan kontrol applet VPN. Fitur lainnya adalah galeri yang memungkinkan pengguna untuk memilih foto yang akan dihapus; kamera, camcorder dan galeri yang dintegrasikan; CDMA / EVDO, 802.1x, VPN, Gestures, dan Text-to-speech engine; kemampuan dial kontak; teknologi text to change speech (tidak tersedia pada semua ponsel; pengadaan resolusi VWGA.

Android versi 2.0/2.1 (Eclair)
Pada 3 Desember 2009 kembali diluncurkan ponsel Android dengan versi 2.0/2.1 (Eclair), perubahan yang dilakukan adalah pengoptimalan hardware, peningkatan Google Maps 3.1.2, perubahan UI dengan browser baru dan dukungan HTML5, daftar kontak yang baru, dukungan flash untuk kamera 3,2 MP, digital Zoom, dan Bluetooth 2.1.
Untuk bergerak cepat dalam persaingan perangkat generasi berikut, Google melakukan investasi dengan mengadakan kompetisi aplikasi mobile terbaik (killer apps - aplikasi unggulan). Kompetisi ini berhadiah $25,000 bagi setiap pengembang aplikasi terpilih. Kompetisi diadakan selama dua tahap yang tiap tahapnya dipilih 50 aplikasi terbaik.
Dengan semakin berkembangnya dan semakin bertambahnya jumlah handset Android, semakin banyak pihak ketiga yang berminat untuk menyalurkan aplikasi mereka kepada sistem operasi Android. Aplikasi terkenal yang diubah ke dalam sistem operasi Android adalah Shazam, Backgrounds, dan WeatherBug. Sistem operasi Android dalam situs Internet juga dianggap penting untuk menciptakan aplikasi Android asli, contohnya oleh MySpace dan Facebook.

Android versi 2.2 (Froyo: Frozen Yoghurt)
Pada 20 Mei 2010, Android versi 2.2 (Froyo) diluncurkan. Perubahan-perubahan umumnya terhadap versi-versi sebelumnya antara lain dukungan Adobe Flash 10.1, kecepatan kinerja dan aplikasi 2 sampai 5 kali lebih cepat, intergrasi V8 JavaScript engine yang dipakai Google Chrome yang mempercepat kemampuan rendering pada browser, pemasangan aplikasi dalam SD Card, kemampuan WiFi Hotspot portabel, dan kemampuan auto update dalam aplikasi Android Market.

Android versi 2.3 (Gingerbread)
Pada 6 Desember 2010, Android versi 2.3 (Gingerbread) diluncurkan. Perubahan-perubahan umum yang didapat dari Android versi ini antara lain peningkatan kemampuan permainan (gaming), peningkatan fungsi copy paste, layar antar muka (User Interface) didesain ulang, dukungan format video VP8 dan WebM, efek audio baru (reverb, equalization, headphone virtualization, dan bass boost), dukungan kemampuan Near Field Communication (NFC), dan dukungan jumlah kamera yang lebih dari satu.

Android versi 3.0/3.1 (Honeycomb)
Android Honeycomb dirancang khusus untuk tablet. Android versi ini mendukung ukuran layar yang lebih besar. User Interface pada Honeycomb juga berbeda karena sudah didesain untuk tablet. Honeycomb juga mendukung multi prosesor dan juga akselerasi perangkat keras (hardware) untuk grafis. Tablet pertama yang dibuat dengan menjalankan Honeycomb adalah Motorola Xoom. Perangkat tablet dengan platform Android 3.0 akan segera hadir di Indonesia. Perangkat tersebut bernama Eee Pad Transformer produksi dari Asus. Rencana masuk pasar Indonesia pada Mei 2011.

Android versi 4.0 (ICS: Ice Cream Sandwich)
Diumumkan pada tanggal 19 Oktober 2011, membawa fitur Honeycomb untuk smartphone dan menambahkan fitur baru termasuk membuka kunci dengan pengenalan wajah, jaringan data pemantauan penggunaan dan kontrol, terpadu kontak jaringan sosial, perangkat tambahan fotografi, mencari email secara offline, dan berbagi informasi dengan menggunakan NFC. Ponsel pertama yang menggunakan sistem operasi ini adalah Samsung Galaxy Nexus.

Android versi 4.1 (Jelly Bean)
Android Jelly Bean yaang diluncurkan pada acara Google I/O lalu membawa sejumlah keunggulan dan fitur baru. Penambahan baru diantaranya meningkatkan input keyboard, desain baru fitur pencarian, UI yang baru dan pencarian melalui Voice Search yang lebih cepat. Tak ketinggalan Google Now juga menjadi bagian yang diperbarui. Google Now memberikan informasi yang tepat pada waktu yang tepat pula. Salah satu kemampuannya adalah dapat mengetahui informasi cuaca, lalu-lintas, ataupun hasil pertandingan olahraga. Sistem operasi Android Jelly Bean 4.1 muncul pertama kali dalam produk tablet Asus, yakni Google Nexus 7.

Android versi 4.2 (Jelly Bean)
Fitur photo sphere untuk panaroma, daydream sebagai screensaver, power control, lock screen widget, menjalankan banyak user (dalam tablet saja), widget terbaru.
Android 4.2 Pertama kali dikenalkan melalui LG Google Nexus 4

Itulah bebrapa :: versi android :: yang sudah dirilis, sekian informasi dari saya dan terima kasih.

Tools Pemrograman Android



:: Tools Untuk Pemrograman Android ::
Sebelum melakukan pemrograman aplikasi Android tentunya kita harus memiliki beberapa tools wajib untuk melakukan pemrograman Android. Berita baiknya tools ini free alias gratis loh.., jadi tidak perlu kawatir mengenai lisensinya. Nah disini akan saya share mengenai apa saja yang harus kita persiapkan sebelum melakukan pemrograman Android. Berikut tools untuk pemrograman android.





  1. Java Developtment Kit (JDK)
Pada dasarnya Android menggunakan bahasa pemrograman JAVA, sehingga agar aplikasi Android dapat berjalan JDK wajib terinstal pada komputer Anda. JDK merupakan library yang berisi komponen- komponen yang dibutuhkan  untuk mengembangkan aplikasi JAVA. JDK dapat Anda download melalui http://www.oracle.com/technetwork/java/javase/downloads/index.html
  1. Android Software Development Kit (SDK)
Android SDK juga merupakan komponen yang wajib dimiliki para pengembang JAVA.  Android SDK berisi merupakan Application Programming Interface (API) yang berisi komponen- komponen dan apapun yang dibutuhkan untuk mengembangkan aplikasi Android.
  1. JAVA Integrated Development Environment (IDE)
IDE merupakan alat bantu berupa aplikasi, untuk mempermudahkan kita dalam melakukan pemgrograman terutama untuk melakukan desain Graphical User Interface (GUI) atau antar muka aplikasi. Dengan IDE untuk meletakkan komponen GUI dapat dilakukan dengan drag and drop komponen ke dalam form. Ada beberapa JAVA IDE yang dapat digunakan untuk mengembangkan aplikasi Android, misalnya NetBeans,IntelliJ IDEA, Eclipse. IDE yang paling banyak digunakan untuk mengembangkan aplikasi Android adalah Eclipse, karena itu saya sarankan untuk menggunakan Eclipse jika Anda ingin mengembanngkan aplikasi Android.
  1. Android Developtment Tool (ADT)
ADT merupakan plugin Android  yang didesain khusus  untuk Eclipse. Untuk mempermudah memulai pemrograman Android saat ini tersedia Eclipse yang telah bundle dengan SDK dan ADT, sehingga Anda hanya perlu melakukan satu kali download dan tools untuk mengembangkan Android telah terpenuhi. Silahkan download Eclipse yang telah bundle dengan ADT dan SDK di http://developer.android.com/sdk/index.html

Nah jika tools untuk Android  sudah terkumpul dan sudah anda miliki semuanya, silahkan mulai belajar Pemrograman Android dengan tenang. "I Love Coding"

Android



Android "Platform Masa Depan"
Tahukah sahabat tokokoding???
Android dipuji sebagai "platform mobile pertama yang lengkap, terbuka dan bebas".
  • Lengkap (Complete Platform): Para programmer dapat melakukan pendekatan yang komprehensif ketika sedang mengembangkan platform Adroid. Android menyediakan banyak tools dalam membangun software dan memungkinan pengembangan aplikasi.
  • Terbuka (Open Source): Platform Android disediakan melalui lisesensi open source. Pengembang dapat dengan bebas untuk mengembangkan aplikasi. Android menggunakan Kernel Linux 2.6.
  • Bebas(Free Platform): Android adalah platform yang bebas untuk dikembangkan. Tidak ada biaya royalti untuk mengembangkan aplikasi dengan platform Android.
Android merupakan generasi baru platform mobile yang memberikan pengembang melakukan pengembangan sesuai yang diharapkannya. Sistem operasi yang mendasari Android dilisensikan di bawah GNU, General Public License Versi 2 (GPLv2), yang dikenal dengan istilah copyleft. 

Pengembang aplikasi memiliki beberapa pilihan IDE (Integrated Development Environment) ketika membuat aplikasi Android, seperti NetBeans dan Eclipse dengan lisensi free. IDE yang paling banyak digunakan untuk membuat aplikasi Android adalah Eclipse.

Android berbasis bahasa pemrogrman JAVA yang terkenal paling bagus dan banyak digunakan untuk mengembangkan aplikasi mobile. Android sendiri dapat berjalan di sistem operasi :
  • Windows
  • Mac OS X
  • Linux
The Dalvik Virtual Machine (DVM)
Adalah komponen penting dari Android. Seperti halnya JAVA yang membutuhkan Java Virtual Machine (JVM) agar aplikasi JAVA dapat berjalan, Android juga membutuhkan DVM agar aplikasi Android dapat dieksekusi oleh perangkat keras, dengan kata lain pada perangkat keras yang akan menjalankan aplikasi Android harus terinstal DVM di dalam perangkat keras tersebut.

Android Software Development Kit (SDK)
Dengan adanya SDK, programmer tidak perlu susah payah membuat coding- coding dari nol, karena SDK sudah menyediakan fungsi- fungsi dan komponen yang sering digunakan untuk mengembangkan aplikasi Android. SDK Android dapat didownload melalui http://developer.android.com/sdk/index.html.

Android Development Tool (ADT)
ADT adalah plugin yang didesain untuk IDE Eclipse. Dengan ADT mempermudahkan kita untuk membuat aplikasi Android misalnya dalam membuat Graphical User Interface (GUI) aplikasi, menambahkan komponen- komponen yang lainnya. Dengan menggunakan ADT untuk menambahkan komponen kita hanya perlu drag and drop, tidak perlu melakukan coding untuk menambahkan komponen yang kita inginkan. Dengan ADT kita juga dapat melakukan pembuatan package Android (.apk) yang digunakan untuk distribusi aplikasi Android. ADT sudah di bundle dengan Eclipse, sehingga setelah mendownload program ini, Anda siap untuk memulai membuat aplikasi Android. ADT dapat didownload melalui http://developer.android.com/tools/sdk/eclipse-adt.html