Tampilkan postingan dengan label Android. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Android. Tampilkan semua postingan

Jumat, 06 Desember 2013

Versi Android



:: Versi Android ::

Hay sahabat tokokoding..!!apa kabar?? Lama nih gak nge'post,,kali ini saya bakal nge'post lagi sahabatku. Judul postingan kali ini adalah Versi Android, okelah kalo gitu kita langsung ke TKP....Pada Juli 2005, Google bekerjasama dengan Android Inc., perusahaan yang berada di Palo Alto, California Amerika Serikat. Para pendiri Android Inc. bekerja pada Google, di antaranya Andy Rubin, Rich Miner, Nick Sears, dan Chris White. Saat itu banyak yang menganggap fungsi Android Inc. hanyalah sebagai perangkat lunak pada telepon seluler. Sejak saat itu muncul rumor bahwa Google hendak memasuki pasar telepon seluler. Di perusahaan Google, tim yang dipimpin Rubin bertugas mengembangkan program perangkat seluler yang didukung oleh kernel Linux. Hal ini menunjukkan indikasi bahwa Google sedang bersiap menghadapi persaingan dalam pasar telepon seluler.

Produk awal
Sekitar September 2007 sebuah studi melaporkan bahwa Google mengajukan hak paten aplikasi telepon seluler (akhirnya Google mengenalkan Nexus One, salah satu jenis telepon pintar GSM yang menggunakan Android pada sistem operasinya. Telepon seluler ini diproduksi oleh HTC Corporation dan tersedia di pasaran pada 5 Januari 2010).
Pada 9 Desember 2008, diumumkan anggota baru yang bergabung dalam program kerja Android ARM Holdings, Atheros Communications, diproduksi oleh Asustek Computer Inc, Garmin Ltd, Softbank, Sony Ericsson, Toshiba Corp, dan Vodafone Group Plc. Seiring pembentukan Open Handset Alliance, OHA mengumumkan produk perdana mereka, Android, perangkat bergerak (mobile) yang merupakan modifikasi kernel Linux 2.6. Sejak Android dirilis telah dilakukan berbagai pembaruan berupa perbaikan bug dan penambahan fitur baru.
Telepon pertama yang memakai sistem operasi Android adalah HTC Dream, yang dirilis pada 22 Oktober 2008. Pada penghujung tahun 2009 diperkirakan di dunia ini paling sedikit terdapat 18 jenis telepon seluler yang menggunakan Android.

Berikut beberapa versi Android yang sudah dirilis.

Android versi 1.1
Pada 9 Maret 2009, Google merilis Android versi 1.1. Android versi ini dilengkapi dengan pembaruan estetis pada aplikasi, jam alarm, voice search (pencarian suara), pengiriman pesan dengan Gmail, dan pemberitahuan email.

Android versi 1.5 (Cupcake)
Pada pertengahan Mei 2009, Google kembali merilis telepon seluler dengan menggunakan Android dan SDK (Software Development Kit) dengan versi 1.5 (Cupcake). Terdapat beberapa pembaruan termasuk juga penambahan beberapa fitur dalam seluler versi ini yakni kemampuan merekam dan menonton video dengan modus kamera, mengunggah video ke Youtube dan gambar ke Picasa langsung dari telepon, dukungan Bluetooth A2DP, kemampuan terhubung secara otomatis ke headset Bluetooth, animasi layar, dan keyboard pada layar yang dapat disesuaikan dengan sistem.

Android versi 1.6 (Donut)
Donut (versi 1.6) dirilis pada bulan September dengan menampilkan proses pencarian yang lebih baik dibanding sebelumnya, penggunaan baterai indikator dan kontrol applet VPN. Fitur lainnya adalah galeri yang memungkinkan pengguna untuk memilih foto yang akan dihapus; kamera, camcorder dan galeri yang dintegrasikan; CDMA / EVDO, 802.1x, VPN, Gestures, dan Text-to-speech engine; kemampuan dial kontak; teknologi text to change speech (tidak tersedia pada semua ponsel; pengadaan resolusi VWGA.

Android versi 2.0/2.1 (Eclair)
Pada 3 Desember 2009 kembali diluncurkan ponsel Android dengan versi 2.0/2.1 (Eclair), perubahan yang dilakukan adalah pengoptimalan hardware, peningkatan Google Maps 3.1.2, perubahan UI dengan browser baru dan dukungan HTML5, daftar kontak yang baru, dukungan flash untuk kamera 3,2 MP, digital Zoom, dan Bluetooth 2.1.
Untuk bergerak cepat dalam persaingan perangkat generasi berikut, Google melakukan investasi dengan mengadakan kompetisi aplikasi mobile terbaik (killer apps - aplikasi unggulan). Kompetisi ini berhadiah $25,000 bagi setiap pengembang aplikasi terpilih. Kompetisi diadakan selama dua tahap yang tiap tahapnya dipilih 50 aplikasi terbaik.
Dengan semakin berkembangnya dan semakin bertambahnya jumlah handset Android, semakin banyak pihak ketiga yang berminat untuk menyalurkan aplikasi mereka kepada sistem operasi Android. Aplikasi terkenal yang diubah ke dalam sistem operasi Android adalah Shazam, Backgrounds, dan WeatherBug. Sistem operasi Android dalam situs Internet juga dianggap penting untuk menciptakan aplikasi Android asli, contohnya oleh MySpace dan Facebook.

Android versi 2.2 (Froyo: Frozen Yoghurt)
Pada 20 Mei 2010, Android versi 2.2 (Froyo) diluncurkan. Perubahan-perubahan umumnya terhadap versi-versi sebelumnya antara lain dukungan Adobe Flash 10.1, kecepatan kinerja dan aplikasi 2 sampai 5 kali lebih cepat, intergrasi V8 JavaScript engine yang dipakai Google Chrome yang mempercepat kemampuan rendering pada browser, pemasangan aplikasi dalam SD Card, kemampuan WiFi Hotspot portabel, dan kemampuan auto update dalam aplikasi Android Market.

Android versi 2.3 (Gingerbread)
Pada 6 Desember 2010, Android versi 2.3 (Gingerbread) diluncurkan. Perubahan-perubahan umum yang didapat dari Android versi ini antara lain peningkatan kemampuan permainan (gaming), peningkatan fungsi copy paste, layar antar muka (User Interface) didesain ulang, dukungan format video VP8 dan WebM, efek audio baru (reverb, equalization, headphone virtualization, dan bass boost), dukungan kemampuan Near Field Communication (NFC), dan dukungan jumlah kamera yang lebih dari satu.

Android versi 3.0/3.1 (Honeycomb)
Android Honeycomb dirancang khusus untuk tablet. Android versi ini mendukung ukuran layar yang lebih besar. User Interface pada Honeycomb juga berbeda karena sudah didesain untuk tablet. Honeycomb juga mendukung multi prosesor dan juga akselerasi perangkat keras (hardware) untuk grafis. Tablet pertama yang dibuat dengan menjalankan Honeycomb adalah Motorola Xoom. Perangkat tablet dengan platform Android 3.0 akan segera hadir di Indonesia. Perangkat tersebut bernama Eee Pad Transformer produksi dari Asus. Rencana masuk pasar Indonesia pada Mei 2011.

Android versi 4.0 (ICS: Ice Cream Sandwich)
Diumumkan pada tanggal 19 Oktober 2011, membawa fitur Honeycomb untuk smartphone dan menambahkan fitur baru termasuk membuka kunci dengan pengenalan wajah, jaringan data pemantauan penggunaan dan kontrol, terpadu kontak jaringan sosial, perangkat tambahan fotografi, mencari email secara offline, dan berbagi informasi dengan menggunakan NFC. Ponsel pertama yang menggunakan sistem operasi ini adalah Samsung Galaxy Nexus.

Android versi 4.1 (Jelly Bean)
Android Jelly Bean yaang diluncurkan pada acara Google I/O lalu membawa sejumlah keunggulan dan fitur baru. Penambahan baru diantaranya meningkatkan input keyboard, desain baru fitur pencarian, UI yang baru dan pencarian melalui Voice Search yang lebih cepat. Tak ketinggalan Google Now juga menjadi bagian yang diperbarui. Google Now memberikan informasi yang tepat pada waktu yang tepat pula. Salah satu kemampuannya adalah dapat mengetahui informasi cuaca, lalu-lintas, ataupun hasil pertandingan olahraga. Sistem operasi Android Jelly Bean 4.1 muncul pertama kali dalam produk tablet Asus, yakni Google Nexus 7.

Android versi 4.2 (Jelly Bean)
Fitur photo sphere untuk panaroma, daydream sebagai screensaver, power control, lock screen widget, menjalankan banyak user (dalam tablet saja), widget terbaru.
Android 4.2 Pertama kali dikenalkan melalui LG Google Nexus 4

Itulah bebrapa :: versi android :: yang sudah dirilis, sekian informasi dari saya dan terima kasih.

Tools Pemrograman Android



:: Tools Untuk Pemrograman Android ::
Sebelum melakukan pemrograman aplikasi Android tentunya kita harus memiliki beberapa tools wajib untuk melakukan pemrograman Android. Berita baiknya tools ini free alias gratis loh.., jadi tidak perlu kawatir mengenai lisensinya. Nah disini akan saya share mengenai apa saja yang harus kita persiapkan sebelum melakukan pemrograman Android. Berikut tools untuk pemrograman android.





  1. Java Developtment Kit (JDK)
Pada dasarnya Android menggunakan bahasa pemrograman JAVA, sehingga agar aplikasi Android dapat berjalan JDK wajib terinstal pada komputer Anda. JDK merupakan library yang berisi komponen- komponen yang dibutuhkan  untuk mengembangkan aplikasi JAVA. JDK dapat Anda download melalui http://www.oracle.com/technetwork/java/javase/downloads/index.html
  1. Android Software Development Kit (SDK)
Android SDK juga merupakan komponen yang wajib dimiliki para pengembang JAVA.  Android SDK berisi merupakan Application Programming Interface (API) yang berisi komponen- komponen dan apapun yang dibutuhkan untuk mengembangkan aplikasi Android.
  1. JAVA Integrated Development Environment (IDE)
IDE merupakan alat bantu berupa aplikasi, untuk mempermudahkan kita dalam melakukan pemgrograman terutama untuk melakukan desain Graphical User Interface (GUI) atau antar muka aplikasi. Dengan IDE untuk meletakkan komponen GUI dapat dilakukan dengan drag and drop komponen ke dalam form. Ada beberapa JAVA IDE yang dapat digunakan untuk mengembangkan aplikasi Android, misalnya NetBeans,IntelliJ IDEA, Eclipse. IDE yang paling banyak digunakan untuk mengembangkan aplikasi Android adalah Eclipse, karena itu saya sarankan untuk menggunakan Eclipse jika Anda ingin mengembanngkan aplikasi Android.
  1. Android Developtment Tool (ADT)
ADT merupakan plugin Android  yang didesain khusus  untuk Eclipse. Untuk mempermudah memulai pemrograman Android saat ini tersedia Eclipse yang telah bundle dengan SDK dan ADT, sehingga Anda hanya perlu melakukan satu kali download dan tools untuk mengembangkan Android telah terpenuhi. Silahkan download Eclipse yang telah bundle dengan ADT dan SDK di http://developer.android.com/sdk/index.html

Nah jika tools untuk Android  sudah terkumpul dan sudah anda miliki semuanya, silahkan mulai belajar Pemrograman Android dengan tenang. "I Love Coding"

Android



Android "Platform Masa Depan"
Tahukah sahabat tokokoding???
Android dipuji sebagai "platform mobile pertama yang lengkap, terbuka dan bebas".
  • Lengkap (Complete Platform): Para programmer dapat melakukan pendekatan yang komprehensif ketika sedang mengembangkan platform Adroid. Android menyediakan banyak tools dalam membangun software dan memungkinan pengembangan aplikasi.
  • Terbuka (Open Source): Platform Android disediakan melalui lisesensi open source. Pengembang dapat dengan bebas untuk mengembangkan aplikasi. Android menggunakan Kernel Linux 2.6.
  • Bebas(Free Platform): Android adalah platform yang bebas untuk dikembangkan. Tidak ada biaya royalti untuk mengembangkan aplikasi dengan platform Android.
Android merupakan generasi baru platform mobile yang memberikan pengembang melakukan pengembangan sesuai yang diharapkannya. Sistem operasi yang mendasari Android dilisensikan di bawah GNU, General Public License Versi 2 (GPLv2), yang dikenal dengan istilah copyleft. 

Pengembang aplikasi memiliki beberapa pilihan IDE (Integrated Development Environment) ketika membuat aplikasi Android, seperti NetBeans dan Eclipse dengan lisensi free. IDE yang paling banyak digunakan untuk membuat aplikasi Android adalah Eclipse.

Android berbasis bahasa pemrogrman JAVA yang terkenal paling bagus dan banyak digunakan untuk mengembangkan aplikasi mobile. Android sendiri dapat berjalan di sistem operasi :
  • Windows
  • Mac OS X
  • Linux
The Dalvik Virtual Machine (DVM)
Adalah komponen penting dari Android. Seperti halnya JAVA yang membutuhkan Java Virtual Machine (JVM) agar aplikasi JAVA dapat berjalan, Android juga membutuhkan DVM agar aplikasi Android dapat dieksekusi oleh perangkat keras, dengan kata lain pada perangkat keras yang akan menjalankan aplikasi Android harus terinstal DVM di dalam perangkat keras tersebut.

Android Software Development Kit (SDK)
Dengan adanya SDK, programmer tidak perlu susah payah membuat coding- coding dari nol, karena SDK sudah menyediakan fungsi- fungsi dan komponen yang sering digunakan untuk mengembangkan aplikasi Android. SDK Android dapat didownload melalui http://developer.android.com/sdk/index.html.

Android Development Tool (ADT)
ADT adalah plugin yang didesain untuk IDE Eclipse. Dengan ADT mempermudahkan kita untuk membuat aplikasi Android misalnya dalam membuat Graphical User Interface (GUI) aplikasi, menambahkan komponen- komponen yang lainnya. Dengan menggunakan ADT untuk menambahkan komponen kita hanya perlu drag and drop, tidak perlu melakukan coding untuk menambahkan komponen yang kita inginkan. Dengan ADT kita juga dapat melakukan pembuatan package Android (.apk) yang digunakan untuk distribusi aplikasi Android. ADT sudah di bundle dengan Eclipse, sehingga setelah mendownload program ini, Anda siap untuk memulai membuat aplikasi Android. ADT dapat didownload melalui http://developer.android.com/tools/sdk/eclipse-adt.html